ANALISIS KUALITAS AUDIT TERHADAP MANAJEMEN LABA AKUNTANSI: STUDI PENDEKATAN COMPOSITE MEASURE VERSUS CONVENTIONAL MEASURE

Antonius Herusetya

Abstract


This study investigates the effect of audit quality on earnings management behavior using a variety of audit quality proxies, either using a single proxy or a joint test of some proxies of audit quality. The study proposed a new composite measure of audit quality called the Audit Quality Metric Score (AQMS), which represents the dimension of competence and independence of audit quality. The study compared the validity of the conventional and the multidimensional measurement of audit quality. With a sample of 1,152 firm-years panel data of non-financial companies listed in the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the year 1999-2007, the study found a negative effect of audit quality over the accrual earnings management, whether using conventional or multidimensional measures of audit quality. These findings are consistent with the previous findings. The study did not find evidence that composite measure of audit quality has higher validity than conventional measures. Rather, we found evidence that Big 4 as a single proxy of audit quality has higher validity compared to the other proxies or using AQMS. The findings of this study are robust due to sensitivity test that support the main findings.

Keywords: accrual earnings management, audit quality, composite measure, audit quality metric score (AQMS)

---

Penelitian ini menguji pengaruh kualitas audit terhadap perilaku manajemen laba menggunakan sejumlah proksi kualitas audit, baik menggunakan proksi tunggal maupun pengujian bersama dari beberapa proksi kualitas audit. Studi ini mengajukan sebuah pengukuran kualitas audit baru berupa pengukuran kualitas audit composite yang disebut Audit Quality Metric Score (AQMS), yang merepresentasikan dimensi kompetensi dan independensi dari kualitas audit. Studi ini membandingkan validitas ukuran kualitas audit yang bersifat multidimensi dengan ukuran konvensional. Dengan menggunakan sampel 1.152 tahun- perusahaan dari perusahaan terdaftar non-keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk data panel tahun 1999-2007, studi ini menemukan pengaruh negatif kualitas audit terhadap manajemen laba akrual, baik menggunakan pengukuran kualitas audit konvensional maupun multidimensi. Temuan ini konsisten dengan temuan penelitian sebelumnya. Studi ini belum menemukan bukti bahwa pengukuran multidimensi kualitas audit memiliki validitas yang lebih tinggi dibandingkan pengukuran konvensional. Sebaliknya, ditemukan bukti bahwa Big 4 sebagai pengukuran kualitas audit tunggal memiliki tingkat validitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan proksi-proksi lainnya maupun menggunakan AQMS. Temuan studi ini bersifat robust setelah mempertimbangkan hasil pengujian sensitivitas yang mendukung temuan pengujian utamanya.

Kata kunci: manajemen laba akrual, kualitas audit, pengukuran composite, audit quality metric score (AQMS)


Keywords


accrual earnings management; audit quality; composite measure; audit quality metric score (AQMS)

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21002/jaki.2012.08



Creative Commons License
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia by http://jaki.ui.ac.id/index.php/home is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
View My Stats